Selasa, 10 April 2012

polytron 29


Polytron 29” resistor pada bagian horisontal-out terbakar terus

Kasus :
  • Seorang rekan teknisi melalui email bertanya (dengan melampirkan gambar)
  • Polytron 29 inch dengan problem R270 ohm pada sirkit horisontal-out terbakar
  • Jika diganti pasti terbakar lagi.

Analisa
  • Pada kondisi normal pulsa defleksi horisontal seharusnya melewati L201 ( H linear coil) dan C801 (“S” kapasitor) kearah ground.
  • Problem dipastikan kemungkinan kerusakan pada salah satu komponen tersebut. L201 putus atau C801 (biasanya merupakan milar) yang open atau nilai mengecil.
  • Atau jalur printed/solderan ada yang putus.
  • Kerusakan ini mengakibatkan pulsa defleksi horisontal mengambil jalur lain - melewat1 R270 ohm dan elko C802, sehingga menyebabkan resistor terbakar.
  • Biasanya elko juga ikut rusak (tanpa R270, C802 biasanya gambar tampak seperti normal saja)
  • Lebih detail (baca)
 Catatan :
  • mujib tambak jaya sekincau lampung barat

Polytron power tidak mau “on” (st by ok)

Sering kami mendapat pertanyaan tentang Polytron yang mati stand by tidak mau “on”. Oleh karena itu disini sedikit kami ulas cara kerja sirkit kontrol 0n-off Polyton yang menggunakan power suply seperti gambar dibawah ini (biasanya yang menggunakan FET FS7UM)

Saat Posisi stand by.
  • Pin-36 kontrol power dari mikrokontrol mengeluarkan tegangan “high”
  • Basis T506 ada tegangan sekitar 0.6v >> transistor “on” dan C-E seperti dishortkan >> kolektor tegangan nol >> dan transistor T505 kondisi “on”
  • Arus photocoupler akan seperti dishortkan langsung ke ground lewat D511 >> T506. Akibatnya semua tegangan sekunder drops. Tegangan pada D504/elko C505 masih rendah hanya sekitar 12v
  • Suply 5v untuk mikrokontrol akan diberikan dari tegangan 12v ini >> T505 >> Regulator 5v T504 (yang ada zener 5.6v)
  • Pada st-by  tegangan B+ hanya sekitar 30v, tegangan 40v hanya sekitar 12v, tergangan 14v hanya sekitar 4v.
Saat posisi Power-on
  • Pin-36 kontrol Power dari mikrokontrol akan berubah menjadi “nol”
  • Basin T506 tegangan nol >> transistor “off” >> kolektor ada tegangan >> transistor T505 berubah menjadi “off”.
  • Arus photocoupler yang semula langsung dishortkan ke ground sekarang ganti akan dilewatkan IC504 KA431 dari pin-3 ke pin-2 (ground). KA431 merupakan “error correction” untuk menstabilkan tegangan B+.

  • Semua tegangan sekunder akan berubah naik menjadi normal.
  • Karena T505 sekarang berubah menjadi “off”, maka tegangan 5v untuk suply mikrokontrol akan ganti diberikan dari sumber 14v >> R512 >> D510.
  • Pada saat yang sama suply Vcc untuk Horisontal –start akan mendapat tegangan suply 8v dari sumber 14v >> R508 >> Regulator 8v T502.

 
TROBELSHUTING
Stand by tidak mau “on”
  • Cek apakah tegangan suply Vcc 5v untuk mikrokontrol normal
  • Paling sering dijumpai karena elko filter C505 untuk tegangan 40v kering. Elko kering mengakibatkan tegangan keluaran menjadi drops.
  • Pesawat on sebentar terus mati. Kadang disebabkan karena kerusakan D510. Karena hal ini menyebabkan tegangan 5v saat power-on untuk mikrokontrol drops
Saat di “power-on” tegangan B+ tidak mau naik ke normal (115v)
  • Periksa apakah basis T506 tegangan sudah dapat berubah menjadi nol. Kalau tidak mau nol
  • Coba lepas T505 – tegangan B+ seharusnya dapat naik menjadi normal. Kalau tidak dapat naik menjadi normal maka kemungkinan problem pada bagian switching regulator. Periksa elko B+ mungkin kering atau FET rusak.
Saat “power-on” horisontal tidak kerja
  • Periksa apakah Hor Vcc sudah mendapat tegangan 8v
  • Periksa tegangan suply 14v
  • Problem dapat disebabkan elko flter 14v kering atau sirkit regulator 8v ada yg problem
Problem mikrokontrol
  • Basis T506 tidak mau berubah ke nol saat di-power-on
  • Periksa tegangan suply Vcc 5v mikrokontrol
  • Periksa pin osilator apakah ada tegangan sekitar 1 ~ 2v.
  • Perisak pin-reset apakah sudah ada tegangansekitar 4v
  • Periksa jalur SDA/SCL mungkin ada yang sedikitshort
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar